Mengenal Cara Budidaya Lada Perdu, Singkat dan Mudah

| | 0 Comments
bibit lada perdu

Lada merupakan tanaman yang banyak dijumpai di Tanah Air.  Ia memperbanyak diri dengan cara generatif, yaitu perbanyakan tanaman dengan biji. Meski begitu, dalam kenyataannya, banyak pembudidaya lada perdu menggunakan cara vegetatif, yaitu melalui stek cabang.

Untuk budidya lada, Anda memerlukan bibit untuk memulainya. Bibit lada perdu bisa didapat dengan stek cabang buah. Stek jenis ini bisa diperoleh melalui dua cara, yaitu stek cabang bertapak dan stek cabang buah. Jika Anda tak mau repot membikin bibit, Anda bisa memesannya melalu pembudidaya bibit yang terpercaya. Namun, sebagai calon petani lada, Anda setidaknya tahu bagaimana cara membikin bibit lada perdu.

Cara pertama adalah dengan melakukan stek cabang bertapak. Caranya adalah dengan membuat stek dengan menggunakan stek cabang primer dengan 3 – 4 daun dan menyertakan satu buku sulur panjat. Agar tak terbentuk sulur panjat lagi, Anad perlu memotong dan membuang tunas tidur dan daun penumpu yang ada pada buku sulur panjat. Stek ini sering berhasil karena stek menyertakan satu sulur panjat pada pangkal stek.

Cara yang kedua, yaitu stek cabang. Stek cabang buah primer dan skunder. Cabang yang keluar dari sulur panjang adalah cabang primer. Stek cabang diperbanyak dari stek cabang sekunder yang dibuat dari cabang primer.

Bibit Lada Perdu
Bibit Lada Perdu

Mempersiapkan Lahan Budidaya

Setelah mendapatkan bibit lada perdu, baik dari membuat sendiri atau membeli di pasar, Anda bisa mulai mempersiapkan lahan untuk budidaya.  Tanaman lada sangat cocok dibudidayakan dengan cara sistem tumpang sela ataupun dengan sistem tumpang sari.

Hal tersebut dikarenakan, lada memerlukan naungan 25 – 50 %. Biasanya, lada perdu ditumpangkan di tanaman-tanaman perkebunan seperti kepala, cengkeh, mangga, atau pun sengon.

Ada beberapa keuntungan yang diperoleh dengan membudidayakan lada perdu menggunakan teknik polykultur. Di antara keuntungan itu ialah meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, memberi nilai penghasilan yang lebih tinggi pada petani, dan lain sebagainya. Nyatanya, lada perdu yang ditumpang sela pada tanaman perkebunan memiliki presentasi kematian yang lebih rendah dari pada yang dibudidayakan secara monokultur. Apalagi jika Anda menumpangkan pada tanaman-tanaman semusim. Sisa-sisa tanaman tersebut bisa menjadi bahan organik bernutrisi yang bisa membantu ketersediaan hara bagi tanaman lada perdu.

Persiapan lahan baiknya mulai dilakukan pada musim kemarau. Pada penanaman polykultur di tanaman kelapa, biasanya ditanam kurang lebih 2 m dari pangkal batang kelapat atau di luar batas tajuk tanaman.

Proses Penanaman Bibit Lada Perdu

Penanaman sangat baik dilakukan pada awal musim hujan. Untuk menanamnya, bibit lada perdu harus ditanam secara tegak. Dan ketika Anda melepaskan polibag, sebisa mungkin media tanam tak pecah. Sebab, pecahnya media tanam bisa mengganggu perkembangan akar. Gangguan pada akar dapat berakibat pada kematian tanaman.

Setelah semua itu dilakukan secara teliti dan hati-hati, Anda perlu memadatkan tanah di sekita bibit lada perdu.

Sampai tanaman kuat beradaptasi, Anda perlu membikinkan lada perdu naungan. Hal itu juga berfungsi mengurangi penguatan. Naungan bisa dibikin dari daun yang tak mudah lapuk seperti daun alang-alang atau kelapa.

Pemeliharaan dan Perawatan Lada Perdu yang Baik dan Benar

Seperti tanaman budidaya lainnya, agar terhindar dari hama, penyakit, dan serangan alam lainnya, lada perdu memerlukan pemeliharaan dan perawatan. Pemeliharaan dan perawatan juga berfungsi agar hasil yang dituai dari lada perdu lebih banyak dan optimal.

Secara umum, perwatan lada perdu lebih mudah jika dibandingkan dengan lada panjat. Hal ini dikarenakan dalam budidaya lada perdu tak diperlukan perawatan tiang panjat. Ini dapat menekan biaya produksi dan perawatan.

Beberapa proses perawatan itu adalah:

  1. Penyiangan

Penyianagan dapat dilakukan pada gulma di sekitar batang dan tanaman tajuk.

  • Perompesan bunga

Perompresan bunga sangat perlu untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif. Perompesan bisa dihentikan setelah tanaman bisa dibilang cukup rimbun.

  • Penyiraman

Pada awal penanaman, penyiraman sangatlah diperlukan. Setelah itu, ketika tanaman mulai cukup kuat, penyiraman bisa dilakukan sesuai kebutuhan tanaman.

  • Perbaikan drainase

Perbaikan saluran drainase bertujuan agar saat musim hujan tiba, tak terjadi genangan air di area tumbuh lada perdu. Sebab, genangan air dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Selain itu, genanagan air adalah sebab awal sumber patogen dan penyakit.

  • Pemberian mulsa

Pemberian mulsa ini sangat diperlukan. Apalagi ketik musim kemarau tiba. Pemberian mulsa, baik mulsa plastik maupun mulsa alam, bertujuan untuk mempertahankan kelembaban tanah. Selain itu, pemberian mulsa juga dapat berguna sebagai pupuk organik dan dapat menekan pertumbuhan gulma.

  • Pemupukan Tanaman

Pemupukan ini sangat penting sebab dapat mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, Pupuk memenuhi nutrisi pada tanah yang dibutuhkan oleh tanaman. Tiap jenis pupuk, kondisi tanah, memiliki dosis pemberian yang berbeda-beda. Untuk lebih lengkapnya akan kita bahas lain waktu.

  • Penanggulangan Hama dan Penyakit

Tiap tanaman pasti memiliki gangguannya masing-masing. Hama dan penyakit sering jadi biang keladi kegagalan petani. Jadi, penanggulangan atau usaha preventif untuk menanggulangi hama dan penyakit pada tanaman lada perdu sangat diperlukan.

Mudah bukan? Jika Anda tertarik untuk ikut serta membudidayakan lada perdu, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit lada perdu unggulan dan terpercaya. Bibit lada perdu unggul sangat berpengaruh pada hasil panen. Jika  Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat