Hama Penyerang Tanaman Mangga

| | 0 Comments
Bibit Mangga

Dalam artikel sebelum ini, yaitu “Teknik Budidaya Mangga Berkualitas Unggul”, kita telah mempelajari bagaimana membudidayakan tanaman mangga yang baik dan benar. Jadi, dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai hama dan penyakit penyerang bibit mangga yang bisa mengancam keberlangsungan hidup tanaman.

Memang banyak faktor lainnya yang juga memiliki pengaruh terhadap keberhasilan budidaya mangga. Dan keberhasilan budidaya seringkali dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang ada. Misalnya, kondisi tanah, kondisi iklim, maupun kondisi cuaca dan kerentanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.

Biasanya, bibit mangga yang unggul lebih tahan dari serangan penyakit. Ada beberapa ciri fisik yang bisa Anda amati untuk menentukan bibit mangga berkualitas. Karakteristik benih yang berkualitas tentunya memiliki karakter yang baik pula. Ini bisa diamati dari karakter ranting, batang, serta daun benihnya. Namun, hal ini perlu pengalaman. Jika Anda ragu, Anda dapat memesan bibit mangga berkualitas di pembudidaya yang sudah terpercaya. Hal ini penting sebab bibit yang unggul akan menghasilkan mangga yang unggul juga.

Meski begitu, Anda sebagai petani mangga harus bisa dan tahu ilmu untuk melakukan pencegahan dan penanganan penyakit pada tanaman mangga. Sebab, pencegahan dan penanganan hama yang baik dan benar bisa menekan angka kerugian yang ditimbulkan hama dan penyakit.

Oleh karena itu, petani wajib tahu hama penyakit mangga apa saja yang bisa dan biasa menyerang tanaman mangga. Jika petani berhasil mengatasi hama, maka tanaman bisa tumbuh sehat dan menghasilkan buah secara maksimal.

Penyakit dan Hama yang Mengancam Tanaman Mangga

Bagaimanapun budidaya mangga memiliki prospek bisnis yang besar. Buah mangga terkenal dengan kelezatannya. Rasa manis dan segar serta buah berseratnya sering jadi incaran orang-orang. Hal ini berakibat pada meningkatnya kebutuhan buah mangga di pasar. Jadi, jangan sampai, potensi bisnis ini dihancurkan oleh serangan hama tengil yang malah membikin kerugian.

Di bawah ini, ada beberapa jenis hama mangga yang biasa menyerang mangga. Berikut penjelasan beserta cara penanganannya.

  1. Cendawan Jelaga

Gejala yang ditimbulkan akibat cendawan jelaga yang menyerang mangga adalah warna hitam seperti beledu yang tampak pada daun dan buah. Biasanya, pada musim kemarau,  daun mangga dapat kering dan keriting. Penyakit satu ini disebakan oleh jamur Meliola mangifera. Selain itu, penyakit yang juga biasa disebut embun jelaga ini pun dapat disebabkan karena ada serangga embun madu. Serangga itu menghasilkan cairan manis yang bisa membuat jamur Meliola mangifera berkembang dengan cepat.

Anda dapat mengendalikan cendawan ini dengan membasmi serangga penghasil cairan embun madu dengan tepung belerang. Anda juga perlu melakukan pengendalian terhadap pertumbuhan semut hitam yang ternyata juga merupakan pelindung dari hama tersebut.

  • Penyakit Antraknose

Anda mungkin pernah melihat bintik-bintik hitam pada daun dan buah mangga. Biasa jadi, itu adalh gejala mangga yang terserang penyakit antraknose. Antraknose bisa dibilang penyakit pada mangga yang berbahaya. Sebab, pada serangan yang cukup parah bisa membuat gagal panen. Jika bunga yang terserang penyakit ini, maka panen bisa gagal karena bunga rontok. Penyakit antraknose ini disebabkan oleh jamur Colletotrichum Gloeosporiodes.

Serangan ini biasa terjadi apabila kondisi udara yang terlampau lembab. Anda perlu berhati-hati ketika pohon mangga berbunga cuaca sedang banyak awan atau hujan. Selain faktor itu, appabila malam tiba dan embun banyak muncul, hal tersebut bisa memperparah serangan penyakit satu ini.

Untuk menangani penyakit satu ini bisa diupayakan pemangkasan. Selain itu, usahakan ketika masa menanam, jangan terlalu cepat; hindari menanam mangga di tempat yang lembab. Dan semprotkanlah fungisida saat terdapat gejala awal.

  • Penyakit Diploida

Yang diserang oleh penyakit satu ini adalah batang, dahan, dan ranting pohon mangga. Kulit luar batang yang pecah-pecah dan mengeluarkan getah hitam adala salah satu gejala yang ditimbulkan oleh penyakit satu ini. Jika dibiarkan, bisa-bisa luka pada batang itu akan melebar dan mengakibatkan kulit pohon terkelupas. Kulit yang terkelupas ini bisa membuat tanaman mangga menjadi kering dan selanjutnya mati.

Jamur Botryodiplodia adalah jamur atau cendawan yang menjadi penyebab utama penyakit ini. Serangan ini biasa dipicu oleh luka yang ada pada kulit batang pohon. Luka ini bisa disebabkan oleh goresan benda tajamu maupun sebab tak terduga lainnya.

Untuk menghindarkan mangga dari penyakit ini adalah dengan sebisa mungkin tak melukai atau menggores batang pohon mangga. Anda harus hati-hati ketika memangkas cabang. Sebisa mungkin, jangan sampai menyisakan tempat yang bisa jadi lokasi bagi pertumbuhan jamur atau cendawan.

Jika sudah ada cabang yang terserang, lakukanlah pemotongan. Kemudian luka yang ada ditutup dengan klorox. Jika gejala sudah muncul saat buah mangga masih muda, segeralah untuk menyemprot fungisida kocide dengan dosis tertentu.

Usaha lain untuk menghindari penyakit ini adalah dengan memberika kapur pada pangkal batang.

Memakai Bibit Mangga Berkualitas Unggul

Selain tiga jenis itu, masih banyak lagi jenis hama dan penyakit yang bisa menyerang mangga. Namun, kami tak bisa membahas semuanya dalam artikel ini.

Yang penting, Anda sudah melakukan usaha preventif untuk meminimalisir hama dan penyakit. Dan salah satunya adalah menggunakan bibit mangga unggul yang memiliki daya tahan tinggi terhadap serangan penyakit dan hama.

Jadi, jika Anda tertarik untuk ikut serta membudidaya mangga, Vista Agro siap membantu menyediakan bibit mangga unggulan yang terpercaya. Bibit mangga unggul sangat berpengaruh pada hasil panen dan kualitas buah yang maksimal. Jika Anda berlokasi di sekitar Jogja, Anda bisa dapat langsung ke tempat kami di Dusun Rejek Lor, RT 02/ RW 24, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kami juga bisa dihubungi di nomor WhatsApp (WA): 082136461851

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat